• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ratusan masa kepung kejari kabupaten Sukabumi, Diaga muda Indonesia Desa bongkar Dugaan SPJ fiktif ‎ ‎

    Kamis, 08 Januari 2026, Januari 08, 2026 WIB Last Updated 2026-01-08T12:39:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     





    ‎Koranmerahputihnews.com - Sukabumi Gelombang perlawanan terhadap dugaan korupsi kembali menguat di Kabupaten Sukabumi, Ratusan masa dalam tergabung dalam diaga muda Indonesia ( DMI ) menggeral aksi unjuk rasa dikantor kejaksaan Negri  Kabupaten Sukabumi dengan membakar ban dan mendorong pagar  kejaksaan Negri Kabupaten Sukabumi Sekira Pukul 10.15 Wib, kamis, (8/1/2026).


    ‎Kordinasi Aksi, Edi Rizal Diaga Muda mengatakan kepada Inilahsukabumi. Com, Demontarasi ini adalah bentuk kontrol sosial  sekaligus peringatan keras kepada aparat penegak  hukum agar tidak bermain dengan keadilan.

    ‎"kami datang bukan untuk gaduh, tapi untuk menagih janji penegak hukum . Dugaan korupsi SPJ fiktif dan puluhan kasua PKBM ini sudah lama mencuat, namun hinngga kini belum ada kejelasan. Kejaksaab harus berani bertinadak tegas da transparan ," tegas Edi Rizal  didalam orasinya.

    ‎Edi Rizal menyebut Diaga muda indonesia mendesak Kejari menindak lanjuti secara serius  seluruh laporan dan dugaan yang berkembang di masyarakat, temasuk tidak ragu menindak oknum internal jika terbukti menghambat proses hukum.

    ‎"kalau ada oknum pegawai kejaksaan yang justru menghalangi atau memperlambat penangan perkara, kami minta segera dicopot. Hukun tidak boleh tajam kebawah tumpul ke atas," Lanjut Bayu Diaga dengan nada keras

    ‎Menanggapi aksi tersebut, Kejari Kabupaten Sukabumi Hanung Wijatmoko, turun langsung menememui Demontrasi. Ia menyatakan bahwa aksi tersebut dipandang sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang akan dijadikan bawan evaluasi.

    ‎"Kami anggap sebagai aspirasi warga. Apa yang disampaikan akan menjadi evaluasi bagi kejaksaan Negri Kabupaten Sukabumi. Aksinya saya lihat fositip," kata Hanung.

    ‎Terkait soal tintutan PKBM, Hanung menyebut pihaknya akan melakukan penelusuran dan evaluasi menyeluruh.

    ‎"tuntutan yang saya tangkap terkait PKBM. Nanti akan kami evaluasi, apakah sudah ditangani atau belum. Jika belum, akan kami lihat langkah penanganannya kedepan," Pungkasnya

    ‎Reporter : Mirna

    ( Kaperwil Jabar )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini