• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    *Gandeng Akademisi hingga Jurnalis, LMPI Sulsel Gelar Dialog Kebangsaan Berantas Korupsi di Makassar*

    Kamis, 24 September 2026, September 24, 2026 WIB Last Updated 2026-09-24T14:18:18Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini







    *MAKASSAR, baramakassar_ -* Laskar Merah Putih Indonesia *(LMPI) Sulawesi Selatan* mendorong keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam memperkuat pengawasan publik sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.





    Dorongan tersebut mengemuka dalam *Dialog Kebangsaan* bertema _“Peran Akademisi, Ormas, Jurnalis, LSM dan OKP dalam Pemberantasan Korupsi”_ yang digelar LMPI Sulsel di *Warkop Azzahrah, Jl. Ratulangi, Makassar*, Kamis (24/09/2026).


    Kegiatan ini mempertemukan akademisi, organisasi kemasyarakatan (Ormas), jurnalis, LSM, OKP, masyarakat, serta unsur aparat penegak hukum (APH) untuk bertukar gagasan mengenai pengawasan penggunaan anggaran negara.





    Ketua LMPI Sulsel, *Andi Noer Aliem, http://S.Pd.*, menegaskan pengawasan pemerintahan tidak hanya menjadi tanggung jawab APH.


    *"Teman-teman LSM, ormas, OKP, akademisi dan jurnalis merupakan bagian penting untuk memperkuat pengawasan. Jangan sampai kepentingan masyarakat justru dikorbankan,"* kata Andi Noer Aliem.


    Menurutnya, sejumlah sektor perlu menjadi perhatian bersama, termasuk pengelolaan *dana desa, proyek pemerintah, serta program lain yang menggunakan anggaran negara*. Kolaborasi lintas elemen dinilai dapat mendorong transparansi.


    *LMPI: Laporan Dugaan Korupsi Harus Berbasis Data*


    Andi juga mengingatkan pentingnya masyarakat memahami tugas dan kewenangan masing-masing APH, khususnya kepolisian dan kejaksaan. Informasi dugaan penyimpangan harus disampaikan melalui mekanisme yang tepat dan didukung data yang dapat dipertanggungjawabkan.


    *"Kita ingin masyarakat paham sampai di mana tugas dan kerja kepolisian maupun kejaksaan. Informasi dan jaringan masyarakat menjadi bagian penting dalam memberikan informasi terkait dugaan korupsi,"* jelasnya.


    Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan *Kejaksaan Tinggi Sulsel* melalui Asisten Intelijen serta perwakilan *Polda Sulsel*. Kehadiran APH menjadi ruang komunikasi antara masyarakat sipil dan institusi penegak hukum.


    *"LMPI ini punya cara tersendiri dalam melakukan pemberantasan korupsi, khususnya dalam menerima laporan. Kami juga mendapatkan pembekalan mengenai cara-cara menginvestigasi informasi terkait dugaan korupsi,"* ujarnya.


    *Dimeriahkan KPJ Makassar & Pernyataan Sikap Antikorupsi*


    Dialog Kebangsaan juga berlangsung akrab dengan penampilan *Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Makassar* yang membawakan lagu-lagu karya Iwan Fals, di antaranya _Bento, Bongkar,_ dan _Wakil Rakyat_.


    Pada kesempatan tersebut juga dibacakan *pernyataan sikap komitmen mencegah dan memberantas korupsi* oleh *Djusman AR*, Penasehat LMPI Sulsel, didampingi Ketua LMPI Sulsel Andi Noer Aliem dan Sekretaris LMPI Sulsel *Djaya Jumain*.


    Melalui dialog ini, LMPI Sulsel berharap semangat pengawasan publik terus dibangun melalui komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan penyampaian informasi secara bertanggung jawab. LMPI Sulsel juga berharap Dialog Kebangsaan dapat dilaksanakan berkelanjutan dengan mengangkat persoalan wawasan kebangsaan dan partisipasi masyarakat.


    *Penulis: Tim Redaksi*


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini