• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Rp500 Juta Digelontorkan untuk Paving PISEW Karang Penang, Mutu Material Dipertanyakan

    Senin, 14 September 2026, September 14, 2026 WIB Last Updated 2026-09-14T10:56:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     




    SAMPANG – Pembangunan jalan paving melalui Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, menjadi perhatian setelah mutu material yang digunakan di lapangan dipertanyakan.


    Proyek tersebut berada di wilayah Desa Karang Penang Onjur dan Desa Tlambah. Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp500 juta dengan masa pelaksanaan selama 120 hari.


    Besarnya anggaran membuat kualitas pekerjaan menjadi perhatian, mengingat pembangunan yang bersumber dari anggaran negara diharapkan menghasilkan infrastruktur yang sesuai dengan spesifikasi teknis dan memiliki daya tahan sebagaimana direncanakan.


    Saat tim media melakukan peninjauan ke lokasi, kondisi paving yang terpasang kemudian memunculkan pertanyaan mengenai kesesuaian material dengan spesifikasi yang dipersyaratkan dalam pekerjaan.


    Radit, yang memimpin tim di lapangan, mengatakan kualitas pekerjaan tidak semestinya hanya dilihat dari kondisi fisik setelah paving terpasang.


    “Bantuan proyek negara harus benar-benar tahan lama. Jangan-jangan nanti cepat rusak pavingnya,” ujarnya.


    Pertanyaan tersebut kemudian mengarah pada spesifikasi material yang digunakan dalam pembangunan jalan paving tersebut. Apakah material yang dipasang benar-benar sesuai dengan ketentuan teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen pekerjaan?


    Pelaksana PISEW, Dahri, membantah adanya keraguan terkait mutu paving yang digunakan. Ia memastikan material tersebut memiliki mutu K-300 dan didatangkan langsung dari Mojosari, Kabupaten Mojokerto.


    “Paving tersebut sudah K-300 dan langsung didatangkan dari Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Sudah ada bukti uji lab,” kata Dahri.


    Pernyataan tersebut membuat keberadaan dokumen hasil pengujian laboratorium menjadi salah satu hal penting untuk memastikan kualitas material yang digunakan. Terlebih, nilai pekerjaan mencapai sekitar Rp500 juta sehingga aspek mutu dan kesesuaian spesifikasi menjadi bagian penting dalam pengawasan proyek.




    Pembuktian dapat dilakukan melalui dokumen teknis, termasuk hasil uji laboratorium, waktu dan metode pengambilan sampel, identitas laboratorium penguji, serta kesesuaian sampel dengan material yang digunakan pada pekerjaan PISEW 2026.


    Dengan demikian, penilaian terhadap mutu paving tidak hanya berdasarkan tampilan fisik maupun pernyataan pihak pelaksana, tetapi dapat diperkuat dengan dokumen dan hasil pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan.


    Program PISEW sendiri merupakan pembangunan infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kualitas hasil pekerjaan menjadi bagian penting agar manfaat pembangunan dapat dirasakan dalam jangka panjang.


    Hingga kini, pertanyaan mengenai mutu paving tersebut masih membutuhkan pembuktian melalui dokumen teknis maupun pemeriksaan pihak yang berwenang. Jika benar material yang digunakan telah memenuhi spesifikasi K-300 sebagaimana disampaikan pelaksana, maka hasil uji laboratorium dapat menjadi dasar untuk menjawab keraguan publik.




    Sebaliknya, apabila nantinya ditemukan ketidaksesuaian antara material yang terpasang dengan spesifikasi yang dipersyaratkan, maka pengawasan dan pemeriksaan sesuai ketentuan tentu diperlukan.


    Rp500 juta bukan sekadar angka yang tercantum di papan proyek. Anggaran tersebut merupakan dana pembangunan yang hasilnya diharapkan dapat memberikan manfaat dan kualitas infrastruktur yang dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.


    Tim

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini