SAMARINDA, 12 Juni 2026 – Suasana keakraban dan optimisme menyelimuti Kantor Sekretariat DPD Asosiasi Bantuan Ekspor Indonesia (ABPEDNAS) Bidang Pengembangan Usaha dan Jasa di Jalan Gajah Mada, Samarinda, sore ini. Lebih dari sekadar ramah tamah, pertemuan akbar yang digelar pada Jumat, 12 Juni 2026, ini merupakan "Gathernomic Summit"—sebuah wadah strategis untuk merumuskan visi dan menyusun program kerja konkret yang akan mendorong geliat usaha dan jasa di wilayah tersebut.
Dimulai tepat pukul 15.00 WIT, acara ini digagas untuk mempererat tali silaturahmi di antara para pengurus inti, sekaligus menjadi arena berbagi wawasan dan keahlian. Ketua DPD ABPEDNAS, M. Toha Hasyem, membuka sesi dengan pidato inspiratif yang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan inovasi dalam menghadapi tantangan ekonomi modern. "Kita berkumpul hari ini bukan hanya sebagai rekan kerja, tapi sebagai arsitek masa depan ekonomi Samarinda," ujar M. Toha Hasyem dalam sambutannya.
Gelombang ide-ide brilian mulai mengalir deras melalui presentasi para narasumber yang tak lain adalah para pengurus ABPEDNAS sendiri, membuktikan kedalaman pengalaman dan kesuksesan yang mereka raih. Drs. Front Susanto tampil memukau dengan berbagi kiat sukses bisnis pengolahan tahu, sebuah industri yang seringkali diremehkan namun berpotensi besar. Beliau juga membuka cakrawala tentang berbagai program investasi yang menjanjikan, membangkitkan minat para hadirin untuk melirik peluang yang belum tergarap.
Sidik Eko kemudian mengajak audiens untuk lebih mengenal MBG (Manfaat, Bisnis, Garansi) melalui pemaparannya yang mendalam. Sesi dilanjutkan dengan Fatur Rahman yang tak kalah menariknya, membeberkan seluk-beluk dan potensi keuntungan berbisnis di sektor properti yang sedang booming. Menambah sentuhan visual yang memikat, H. Nurdin menghadirkan presentasi bisnis brankas yang didukung oleh video menarik, memberikan gambaran nyata tentang keamanan dan nilai aset. Tak lupa, Noorhoman menutup rentetan presentasi dengan mengupas tuntas seluk-beluk dunia real estate, memperluas perspektif para pengurus tentang peluang pasar properti.
Acara ini tidak hanya sebatas forum diskusi, melainkan sebuah lokakarya kolaboratif yang diharapkan dapat membuahkan hasil nyata. Dengan adanya sinergi yang kian kuat dan semangat inovasi yang membara, ABPEDNAS Samarinda optimis dapat meluncurkan program-program kerja yang tidak hanya efektif, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan usaha dan jasa yang berkelanjutan, di bawah supervisi ketat dari sekum BPK Samson. Semangat kolaborasi ini adalah kunci untuk mewujudkan Samas (Samarinda Mandiri dan Sejahtera) melalui ekonomi kerakyatan yang berdaya saing.penulis Nasrullah
