• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    LDII Sulsel Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Seminar Nasional UMKM Connect 2026

    Rabu, 10 Juni 2026, Juni 10, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T03:22:34Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     






    Makassar(7/6). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Google dan Dinas Koperasi & UKM Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Seminar Nasional UMKM Connect 2026 dengan tema “Sinergi Digitalisasi, Ekonomi Syariah, dan Inovasi Bisnis untuk UMKM Sulawesi Selatan” pada Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid, yakni melalui Zoom dan secara luring di Hotel Karebosi Premier Makassar, diikuti puluhan pelaku UMKM dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.





    Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang usaha, mulai dari pelaku UMKM yang baru merintis hingga usaha yang telah berkembang. Seminar ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam menghadapi tantangan era digital melalui pemanfaatan teknologi, penguatan branding, hingga pengembangan identitas digital bisnis.





    Acara dibuka langsung oleh Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro, yang menegaskan komitmen LDII untuk terus berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat, termasuk sektor UMKM.


    Dalam keterangannya, Asdar menyampaikan bahwa LDII melihat pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dalam mengembangkan UMKM. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar pelaku usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.


    "Kami melihat bahwa pemerintah membutuhkan kolaborasi dalam mengembangkan UMKM. Karena itu LDII hadir sebagai organisasi kemasyarakatan untuk memberikan dukungan dan pendampingan kepada para pelaku usaha," ujarnya.


    Asdar juga mengungkapkan bahwa LDII bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan berencana membangun kerja sama yang lebih berkelanjutan melalui nota kesepahaman (MoU). Langkah tersebut diharapkan dapat menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.


    "Harapan kami UMKM naik kelas bukan hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terimplementasi dan dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM," tambahnya.


    Lebih lanjut, LDII berkomitmen melakukan pembinaan secara rutin melalui berbagai program pelatihan, forum kolaborasi, serta ruang berbagi informasi antar pelaku usaha. Bahkan, LDII telah merencanakan penyelenggaraan kegiatan serupa dalam skala yang lebih besar pada Oktober mendatang.


    Sementara itu, Kepala Bidang Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan LDII Sulsel. Menurutnya, setiap lembaga yang memiliki perhatian terhadap pengembangan UMKM patut mendapatkan dukungan penuh.


    "Apapun organisasinya, sepanjang memperhatikan pemberdayaan dan pengembangan UMKM, kami dari Dinas Koperasi mendukung sepenuhnya," katanya.


    Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan sejumlah program yang sedang dijalankan Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Selatan. Salah satunya adalah program sertifikasi halal reguler yang tahun ini menyasar 153 pelaku usaha di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.


    Selain itu, pemerintah provinsi juga menyalurkan berbagai bantuan sarana usaha, seperti gerobak, mesin continuous sealer, mesin jahit, mesin obras, hingga bantuan kemasan produk guna meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM.


    Tak hanya itu, para pelaku usaha juga dapat memanfaatkan layanan yang tersedia di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulawesi Selatan yang berlokasi di kawasan Metro Tanjung Bunga. Melalui berbagai inkubator usaha, pelaku UMKM dapat memperoleh pelatihan di bidang kuliner, fesyen, hingga pemasaran digital.


    Menutup sesi wawancara, pihak Dinas Koperasi mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan berbagai peluang pembinaan yang tersedia.

    "Manfaatkan kesempatan yang ada sebaik-baiknya, baik yang diberikan pemerintah maupun lembaga seperti LDII. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh dari kegiatan seperti ini sangat berharga untuk mengembangkan usaha ke depan," pesannya.


    Melalui Seminar Nasional UMKM Connect 2026, LDII Sulawesi Selatan berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mendorong transformasi digital UMKM. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, pelaku usaha diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini