• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Djaya Jumain Mundur dari Sekjen PERADMI, Fokus Benahi dan Kembangkan LBH Suara Panrita Keadilan

    Kamis, 10 September 2026, September 10, 2026 WIB Last Updated 2026-09-10T23:56:50Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    TAKALAR — Ketua Umum Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Suara Panrita Keadilan, Djaya Jumain, menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PERADMI terhitung sejak 31 Agustus 2026.

    Djaya Jumain yang akrab disapa Bang Jaju mengatakan, keputusan tersebut diambil agar dirinya dapat mencurahkan perhatian dan waktu yang lebih besar untuk membenahi sekaligus mengembangkan LBH Suara Panrita Keadilan.

    Menurutnya, LBH Suara Panrita Keadilan saat ini telah terbentuk di sejumlah kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia. Perkembangan tersebut dinilai membutuhkan konsolidasi dan pembenahan organisasi agar seluruh struktur dapat berjalan lebih tertib, profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    "Saya memilih fokus untuk membenahi LBH Suara Panrita Keadilan, khususnya dengan memprogramkan pendidikan paralegal dan Klinik Hukum sebagai wadah pendampingan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan layanan bantuan hukum," ujar Bang Jaju.

    Ia menjelaskan, pembenahan organisasi tidak hanya menyangkut struktur kepengurusan, tetapi juga administrasi dan legalitas internal.

    Bersama jajaran pengurus, pihaknya akan melakukan pembaruan surat mandat, memperpanjang SK kepengurusan, serta menertibkan kembali pemegang Kartu LBH Suara Panrita Keadilan.

    Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan setiap pengurus maupun pihak yang menjalankan aktivitas atas nama LBH Suara Panrita Keadilan memiliki mandat dan kewenangan yang jelas.

    Citra Organisasi Jadi Perhatian

    Selain pembenahan administrasi dan struktur organisasi, Bang Jaju mengatakan pihaknya juga menerima sejumlah laporan terkait dugaan tindakan oknum yang dinilai berpotensi merusak citra LBH Suara Panrita Keadilan.

    Menurutnya, informasi tersebut antara lain berasal dari pihak kepolisian. Namun, setiap laporan tetap akan ditindaklanjuti melalui evaluasi internal dengan mengedepankan aturan organisasi dan asas kehati-hatian.

    "Kami akan melakukan pembenahan. Kalau ada oknum yang terbukti melakukan pelanggaran dan merusak nama baik organisasi, tentu akan ada tindakan, mulai dari peringatan sampai dengan pemberhentian atau pemecatan," tegasnya.

    Ia menekankan bahwa LBH Suara Panrita Keadilan dibangun dengan semangat memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Karena itu, seluruh pengurus dan anggota diminta menjaga nama baik organisasi serta menjalankan tugas dengan mengedepankan profesionalitas dan integritas.

    Fokus Pendidikan Paralegal dan Klinik Hukum

    Dengan pengunduran dirinya dari jabatan Sekjen PERADMI, Bang Jaju berharap dapat lebih fokus memperkuat LBH Suara Panrita Keadilan.

    Program pendidikan paralegal dan Klinik Hukum menjadi salah satu agenda utama yang akan dikembangkan.

    Klinik Hukum tersebut diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, konsultasi, dan pendampingan hukum, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan bantuan hukum.

    "Harapan saya, LBH Suara Panrita Keadilan dapat digunakan semaksimal mungkin untuk memberikan layanan bantuan hukum kepada masyarakat. Organisasi ini harus hadir di tengah masyarakat dan benar-benar memberikan manfaat," ujarnya.

    Menurut Bang Jaju, jabatan merupakan bagian dari perjalanan organisasi. Sementara komitmen untuk memperluas akses keadilan bagi masyarakat harus terus dijaga.

    "Fokus kita ke depan adalah kerja nyata, pembenahan organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta memberikan pelayanan hukum yang profesional dan berintegritas kepada masyarakat," pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini