SAMARINDA – Jajaran Komando Resor Militer (Korem) 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) menggelar upacara pengukuhan dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) dari sabuk putih ke sabuk kuning bagi para prajurit jajaran Korem 091/ASN.
Kegiatan pembinaan fisik dan mental ini dilaksanakan secara terpusat di wilayah Kodim 0901/Samarinda. Jum'at (7/10/2026).
Sejak Perguruan PSM disahkan sebagai perguruan resmi di bawah naungan PB IPSI oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Korem 091/ASN secara intensif menggelar program latihan rutin untuk mencetak Kader Pencak Silat Militer yang tangguh.
Pada tingkatan sabuk kuning ini, para prajurit diuji kemampuannya dalam menguasai teknik serangan dasar, kuncian, bantingan, taktik pertahanan, hingga ketangkasan fisik dalam pertempuran jarak dekat.
Komandan Korem (Danrem) 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, S.I.P., M.Si, menegaskan bahwa olahraga bela diri PSM ini bukan sekadar aktivitas fisik biasa. PSM merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan khusus kedinasan guna menunjang kesiapsiagaan operasional prajurit di lapangan.
"Pengukuhan sabuk kuning ini menjadi momentum penting bagi prajurit untuk mengukur sejauh mana mereka menguasai materi taktis tempur jarak dekat yang telah diajarkan. Ingat, kenaikan tingkat sabuk ini berbanding lurus dengan besarnya tanggung jawab. Jadilah prajurit petarung yang disiplin, tangguh, profesional, namun tetap membumi dan menyatu dengan rakyat," ujar Danrem.
Pelaksanaan UKT dan tradisi pengukuhan sabuk baru ini berjalan dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.
Seluruh prajurit jajaran Makorem dan Kodim 0901/Samarinda serta Balak Aju Korem 091/ASN diharapkan dapat terus konsisten mengasah kemampuan bela diri ini demi mendukung keberhasilan tugas pokok TNI Angkatan Darat di wilayah Kalimantan Timur.(Nasrullah)




