KENDARI - Hadirnya Indomaret di kabupaten Buton Utara sangat menurunkan ekonomi pedagang lokal, pasalnya pedagang sembako lokal sudah mulai merasakan penurunan ekonomi.
Aliansi Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan Nasional Sulawesi Tenggara mendesak PTSP Sultra untuk segera lakukan evaluasi perijinan Indomaret di Buton Utara.
Alfian mengatakan bahwa informasi yang di dapatkan dari Kepulauan Buton Utara bukan hanya tiga pembangunan Indomaret tapi di duga kurang lebih 10 titik yang sudah di ancang ancangkan
" Baru tiga Indomaret yang terbangun, kini diduga 10 titik sudah di rencanakan, kami meminta PTSP Provinsi agar menghentikan ijin lewat OSS penambahan pembangunan Indomaret Buton Utara " Ujarnya , 9 April 2026 saat di temui usai mendatangi kantor PTSP Sultra
Tak hanya itu, demi mempertahankan ekonomi pedagang lokal di Buton Utara insya allah kami hari senin kembali membawa surat resmi ke Kantor Gubernur guna untuk menjadwalkan RDP bersama Gubernur, DPRD Provinsi dan PTSP.
Terhubung terpisah, Ali selaku pelaku usaha kecil, insya allah juga pada hari senin dirinya akan mendesak PTSP Kabupaten Buton Utara untuk segera evaluasi ijin OSS terhadap penambahan Indomaret
" Insya Alloh juga kami yang di Buton Utara akan memasukan surat RDP ke DPRD guna untuk mempertimbangkan nasib pedagang lokal dengan isu hadirnya penambahan pembangunan indomaret di Buton Utara " Tutup nya
Alfian menjelaskan lewat pernyataan nya bahwa bilamana kedepan tidak ada perhatian khsusus dari PTSP provinsi dan gubernur dan wakil gubernur Sultra, di pastikan akan ada gelombang berikutnya.
Redaksi
