MAKASSAR – Sorotan Merah Putih. Com.
Warga Jalan Mannuruki 6, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, digegerkan dengan peristiwa tragis yang menimpa seorang perempuan muda bernama Alda (24). Korban ditemukan meninggal dunia dengan luka serius pada bagian leher yang diduga akibat tindakan kekerasan menggunakan senjata tajam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WITA dan langsung mengundang perhatian warga sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, pelaku diduga merupakan suami korban sendiri yang diketahui berinisial A (24).
Mendapatkan laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Tamalate bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kapolsek Tamalate, , bersama Panit Reskrim dan personel kepolisian turun langsung melakukan pengamanan lokasi, olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Petugas kepolisian segera memasang garis polisi di sekitar lokasi guna memudahkan proses penyelidikan dan menghindari rusaknya barang bukti. Sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi turut diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
Menurut keterangan awal yang diperoleh dari warga sekitar, sebelum kejadian tidak banyak yang mengetahui adanya permasalahan rumah tangga yang dialami pasangan tersebut. Namun demikian, hingga saat ini motif yang melatarbelakangi dugaan pembunuhan tersebut masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani visum et repertum guna mengetahui penyebab pasti kematian serta mendukung proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Kapolsek Tamalate menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penyidik masih terus mendalami kronologi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap fakta-fakta yang sebenarnya.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi perhatian masyarakat sekitar. Warga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap motif dan menyelesaikan kasus tersebut sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak.
Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan masih berlangsung dan pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun kronologi lengkap kejadian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
(Redaksi)
