Samarinda, 13 Juni 2026 — Bidang Sosial dan Keamanan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) menggelar rapat koordinasi di Sekretariat ABPEDNAS pada Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Bidang Sosial dan Keamanan, Suardi, S.Pd., M.M., dan turut dihadiri oleh Sekretaris ABPEDNAS serta jajaran pengurus.
Dalam rapat tersebut, peserta membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pembangunan desa. Salah satu poin utama yang mengemuka adalah pentingnya mendorong keterlibatan aktif anggota BPD sebagai bagian dari kepengurusan organisasi guna memperkuat fungsi representasi, pengawasan, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Selain itu, rapat juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas antar pengurus ABPEDNAS dengan berbagai pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah, pemerintah desa, maupun lembaga terkait lainnya. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan program-program yang berdampak langsung dan menyentuh kebutuhan pengurus serta masyarakat desa.
Ketua Bidang Sosial dan Keamanan, Suardi, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa organisasi harus mampu melahirkan program yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi desa.
"Kita perlu mendorong lahirnya program-program yang menyentuh langsung tingkat pengurus maupun desa. Salah satu program yang kita coba usulkan adalah Demokrasi Desa Sehat dan Desa Anti Korupsi sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang transparan, partisipatif, dan berintegritas," ujar Suardi.
Melalui rapat ini, ABPEDNAS berharap dapat memperkuat peran strategis BPD dalam mendukung pembangunan desa yang demokratis, akuntabel, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat membangun, dengan komitmen bersama untuk terus menghadirkan gagasan serta program inovatif demi kemajuan desa dan peningkatan kapasitas anggota BPD di seluruh wilayah.

