• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gerak Cepat PUPR dan Polres Buton Utara Evakuasi Truk Terjebak, Akses Tiga Desa Kembali Normal

    Sabtu, 18 Juli 2026, Juli 18, 2026 WIB Last Updated 2026-07-19T06:27:55Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     




    BUTON UTARA – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buton Utara bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap sebuah truk bermuatan kayu yang mengalami kecelakaan dan terjebak di jembatan pertama ruas jalan Waculaea–Bumi Lapero, Desa Triwacu-wacu, pada Sabtu (18/07/2026).


    Truk bermuatan kayu yang mengalami overload (kelebihan muatan) tersebut terjebak hingga menyebabkan akses transportasi utama yang menghubungkan tiga desa, yakni Triwacu-wacu, Bumi Lapero, dan Langere, terputus selama dua hari.


    Dalam proses evakuasi yang dilakukan pada 18 Juli 2026, Dinas PUPR Buton Utara menerjunkan alat berat jenis ekskavator dengan dukungan pengamanan penuh dari personel Polres Buton Utara. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat setempat ini berhasil mengevakuasi badan truk dari atas jembatan.


    Sebagai langkah tindak lanjut, pada Minggu (19/07/2026), masyarakat Desa Triwacu-wacu bersama pemilik kayu, didampingi pihak Polres Buton Utara, melakukan perbaikan darurat pada jembatan tersebut.


    Izad, perwakilan masyarakat setempat, menyampaikan rasa syukurnya atas penyelesaian masalah ini. "Alhamdulillah, hari ini jembatan sudah diperbaiki meski sifatnya masih sementara. Yang terpenting akses transportasi masyarakat sudah bisa difungsionalkan kembali agar aktivitas warga tidak terganggu," ujarnya.


    Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas PUPR Buton Utara, Husima, menegaskan komitmen pihaknya untuk meningkatkan infrastruktur jembatan di wilayah tersebut agar lebih aman bagi pengguna jalan.


    "Kami berharap ke depannya jembatan semi-permanen ini bisa kita tingkatkan kualitasnya. Dinas PUPR berencana untuk mempermanenkan jembatan tersebut melalui pembangunan box culvert agar lebih kokoh dan mampu menahan beban kendaraan," jelas Husima.


    Lebih lanjut, Husima mengimbau seluruh pengendara, khususnya pengemudi truk bermuatan berat, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut. Ia mengingatkan agar para sopir memperhatikan kondisi jembatan sebelum melintas, mengingat sebagian besar jembatan semi-permanen di wilayah tersebut struktur bagian bawahnya sudah mulai mengalami kerusakan akibat usia dan beban kendaraan.


    "Kami mohon kerja sama semua pihak agar lebih berhati-hati. Keselamatan dan kelancaran akses jalan adalah tanggung jawab kita bersama," tutupnya.





    Komentar

    Tampilkan

    Terkini