• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Jejak Emas 9 Tahun Pdt. Lidya Sahureka: Pamit Lewat Karya Nyata, Wariskan Gereja dan Pastori untuk Waeula

    Minggu, 26 Juli 2026, Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-26T14:08:08Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     


    Buru utara — Sembilan tahun, sepuluh bulan, dan lima belas hari. Angka ini bukan sekadar deretan waktu, melainkan rekam jejak dedikasi tanpa kompromi yang ditorehkan Pdt. Lidya J. Sahureka Lokollo selama memimpin sebagai ketua Majelis Jemaat GPM Maranatha Waeula.


    Mengarungi dinamika pelayanan yang sarat suka dan duka, Pdt. Lidya membuktikan kepemimpinannya lewat karya nyata. Tak hanya sukses mengawal pembangunan Gedung Gereja Maranatha Waeula hingga berdiri megah, ia juga pernah mengsukseksan  momen Sidang klasis Buru utara, 


    di detik-detik akhir masa jabatannya, ia menyempurnakan pengabdiannya dengan meresmikan Rumah Dinas Pendeta (Pastori) Jemaat GPM Waeula. Sebuah penutup manis yang menegaskan kelasnya sebagai seorang pemimpin umat.


    Momen bersejarah ini memuncak dalam Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Majelis Jemaat (KMJ) Waeula dari Pdt. Lidya J. Sahureka kepada penerusnya, Pdt. Ny. Yani Tasijawa/Batuwael.

    Majelis pekerja klasis Buru utara pdt H. Y. Siahaya, untuk segala sesuatu ada masanya,untuk apa pun di bawah langit ada waktunya , kini pendeta (pdt) lidya J sahureka Lokollo melayani pada Jemaat GPM Maranatha Waeula, kini saatnya harus melayani pengabdian pelayanan di Jemaat yang baru , Jemaat GPM Maranatha itawaka, klasis lease. 


    Acara yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Majelis pekerja klasis buru utara Oktavianus Lewolakin SE, kepala penyelengara Kristen Kab Buru Kristen kab buru,  ketua AMGPM Buru utara Mihel Batuwael S, HUT ,Pejabat Desa Awelinan, Ny Malka Aziz Alkatiri, tokoh Adat Desa Awelinan, tokoh pemuda, 


    Kehadiran pemerintah desa dalam hal ini pejabat pemerintah Desa Awilinan Ny Malka Aziz Alkatiri, menjadi simbol kuatnya sinergi dan keharmonisan di tengah masyarakabur Silaturahmi dengan umat adalah kunci. Kita harus terus menerus saling bahu-membahu membangun Negeri ini," tegas Pejabat Desa Awelinan dengan antusias di sela-sela acara.


    Sertijab ini tidak hanya menandai pergantian tongkat estafet kepemimpinan, tetapi juga mengukuhkan ikatan persaudaraan antar-umat Beragama dan pemerintah desa yang telah terbina erat. 


    Pdt. Lidya kini melangkah pergi meninggalkan fondasi yang kokoh, sementara Pdt. Yani Tasijawa siap melanjutkan estafet pelayanan demi kemajuan Jemaat GPM Waeula ke depan.tutupnya.


    Ersol

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini