• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    *Cegah Kebakaran Meluas, Korem 091/ASN Perkuat Kolaborasi Penanganan Karhutla*

    Selasa, 01 September 2026, September 01, 2026 WIB Last Updated 2026-09-01T09:14:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     






    SAMARINDA –  Sorotan Merah Putih. Com. 

    Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di Kalimantan Timur tidak cukup mengandalkan penanganan ketika api sudah membesar.





    Pencegahan sejak munculnya titik api menjadi perhatian Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) bersama sejumlah instansi dan unsur masyarakat.





    Langkah tersebut diwujudkan melalui penyusunan video layanan masyarakat tentang pencegahan dan penanganan awal karhutla.


    Kampanye melibatkan BPBD Kaltim, Polresta Samarinda, Diskominfo Kaltim, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).


    Kasi Intel Kasrem 091/ASN Kolonel Inf. Decky Zulhas, S.H., M.Han., bersama Kapten Inf. Imam Nawawi turut terlibat dalam penguatan materi kampanye.


    *Edukasi Dimulai dari Pencegahan*


    Materi video dirancang untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai risiko karhutla.


    Visual kebakaran, kondisi lahan kering, dan kepulan asap menjadi gambaran awal mengenai dampak kebakaran.


    Kampanye juga menampilkan masyarakat yang menggunakan masker. Pesan tersebut menyoroti bahaya asap terhadap aktivitas dan kualitas udara.


    Masyarakat kemudian diajak mencegah munculnya sumber api.


    Warga diingatkan tidak membakar hutan dan lahan. Masyarakat juga diminta tidak membakar sampah secara sembarangan.


    Setiap sumber api harus dipastikan benar-benar padam.


    Langkah sederhana tersebut penting untuk mencegah api berkembang dan menyebar ke area yang lebih luas.


    *Warga Diminta Cepat Melapor*


    Selain pencegahan, kampanye memberikan edukasi mengenai tindakan ketika masyarakat menemukan titik api.


    Warga diminta tidak mendekati lokasi apabila kondisi sudah membahayakan keselamatan.


    Masyarakat dapat mengamankan diri dan segera menyampaikan laporan kepada petugas.


    Pelaporan secara cepat memungkinkan petugas melakukan penanganan lebih awal.


    Dengan demikian, kebakaran dapat dilokalisasi sebelum berkembang menjadi lebih besar.


    *Kolaborasi Jadi Kekuatan Utama*


    Penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.


    TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan media memiliki peran masing-masing.


    Kolaborasi juga diarahkan melalui ruang digital.


    Akun media sosial pemerintah dan unsur terkait perlu menyampaikan informasi secara cepat serta berdasarkan sumber resmi.


    Penyebaran informasi yang terverifikasi menjadi penting ketika terjadi kebakaran.


    Informasi yang akurat dapat membantu masyarakat mengambil tindakan yang tepat sekaligus mencegah kepanikan akibat kabar yang tidak benar.


    *Kampanye Masuk Ruang Publik*


    Video layanan masyarakat tersebut dirancang dengan durasi sekitar tiga hingga lima menit.


    Materi akan menyasar berbagai ruang publik yang memiliki jangkauan masyarakat luas.


    Penayangan direncanakan melalui bioskop, videotron pemerintah dan swasta, serta area publik di bandara.


    Distribusi juga akan diperluas melalui platform media sosial.


    Materi video memuat sejumlah pesan penting. Di antaranya pencegahan karhutla, larangan pembakaran, potensi sanksi hukum, penanganan awal, dan kanal pengaduan.


    Pola distribusi tersebut diharapkan membuat pesan pencegahan tidak berhenti pada lingkungan aparat atau pemerintah.


    *Nomor Pengaduan Disiapkan*


    Masyarakat memiliki peran penting dalam membantu petugas mendeteksi kebakaran sejak dini.


    Ketika menemukan kebakaran atau kondisi darurat, warga dapat menghubungi Call Center 112.


    Untuk layanan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi 110.


    Kanal pengaduan tersebut menjadi bagian dari pesan kampanye agar masyarakat tidak hanya mengetahui bahaya karhutla.


    Warga juga diarahkan mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menemukan indikasi kebakaran.


    *Jaga Hutan, Jaga Udara*


    Kolaborasi Korem 091/ASN bersama berbagai unsur tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan karhutla di Kaltim.


    Pesan kampanye kemudian diarahkan pada gambaran lingkungan Kalimantan Timur yang kembali hijau.


    Pesan tersebut menegaskan bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama.


    Menjaga hutan berarti menjaga kualitas udara. Menjaga udara berarti ikut melindungi masyarakat dari dampak kebakaran.


    Cegah api sebelum meluas. Jaga hutan. Jaga udara. Jaga Kalimantan Penulis Nasrullah

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini