• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    *Geng Motor Mengganas di Makassar: 1 Tewas Bersimbah Darah, 1 Luka Berat*

    Minggu, 04 Oktober 2026, Oktober 04, 2026 WIB Last Updated 2026-10-04T15:11:53Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini







    *MAKASSAR, 4 Oktober 2026 —* Aksi brutal komplotan geng motor kembali mengguncang Kota Makassar. Dua pemuda menjadi korban keganasan, satu orang tewas bersimbah darah dan satu lainnya luka berat akibat diserang anak panah busur dan bacokan parang.


    Korban tewas diketahui bernama *Muh. Akmal Makmur (24)*, seorang mahasiswa. Sementara korban luka berat *Muh. Farel SM (17)*. Keduanya menjadi sasaran amukan kelompok bermotor.






    Peristiwa berdarah itu terjadi di *Jl. Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya*, tepat di depan Alfamart PK Arung Teko, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 03.35 WITA.


    Kasi Humas Polrestabes Makassar, *AKP Jaffar Achmad*, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, insiden bermula sekitar pukul 02.00 WITA.


    Saat itu, Arif dan rekan-rekannya sedang nongkrong di Jl. Dg. Ramang, Kel. Pai, Kec. Biringkanaya (sekitar Bengkel R-Jam).


    > "Datang kelompok lain menggunakan sekitar 12 unit sepeda motor dengan membawa senjata tajam berupa parang dan busur yang diduga akan menyerang kelompok Arif yang tengah nongkrong," kata AKP Jaffar saat dikonfirmasi via pesan singkat, Minggu (4/10).


    Merespons ancaman tersebut, kelompok Arif melakukan perlawanan dan mengejar kelompok penyerang ke arah Kabupaten Maros.


    Setiba di Jl. Perintis Kemerdekaan KM 19, motor yang dikendarai Arif berboncengan tiga bersama Nizar dan Akmal Makmur terlibat kecelakaan lalu lintas, bertabrakan dengan motor rekannya sendiri yang dikendarai Angga berboncengan dengan Farel.


    Melihat kejadian laka tersebut, kelompok yang diduga berasal dari Kabupaten Maros berputar balik dan langsung menyerang kelompok Arif menggunakan parang dan busur.


    Akmal Makmur dan Farel yang tidak sempat menyelamatkan diri menjadi sasaran penganiayaan bersama-sama hingga Akmal meninggal dunia di tempat dan Farel mengalami luka berat.


    Sekitar pukul 05.08 WITA, jenazah korban Muh. Akmal Makmur dievakuasi ke RS Bhayangkara Makassar untuk dilakukan pemeriksaan medis secara forensik berupa Visum et Repertum / Autopsi.


    Hingga kini, Polrestabes Makassar masih menyelidiki motif dan memburu para pelaku penyerangan.


    *Penulis: A. Surya Ramadhan / Robby Rambi*

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini