Gayo Lues – sorotan merah putih new.com:Rabu,13 Januari 2026/10:44WIB
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues mengajukan usulan anggaran sebesar Rp7,8 triliun kepada pemerintah pusat melalui program Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana (R3P). Usulan tersebut ditujukan untuk membangun kembali Negeri Seribu Bukit yang selama bertahun-tahun bergulat dengan dampak bencana alam dan keterbatasan infrastruktur.
Besaran anggaran itu disebut sebagai hasil perhitungan riil atas tingkat kerusakan yang dialami masyarakat. Pemerintah daerah menilai usulan tersebut sebagai bentuk jeritan daerah yang membutuhkan perhatian serius dari negara agar Gayo Lues tidak terus terjebak dalam ketertinggalan.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Gayo Lues, Mustafa, ST, menegaskan bahwa pengajuan anggaran tersebut bukan permintaan berlebihan.
“Ini bukan soal meminta lebih, melainkan kebutuhan nyata agar Gayo Lues tidak terus tenggelam,” ujarnya.
Usulan R3P mencakup lima sektor vital, yakni sektor pemukiman, infrastruktur, sosial, ekonomi, serta lintas sektor. Dari total anggaran yang diajukan, sekitar Rp4 triliun dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, dan jaringan irigasi yang kini berada dalam kondisi sangat kritis.
Kepala Dinas PUPR Gayo Lues, Khairudin Kasiman, ST, menyatakan bahwa kerusakan infrastruktur telah berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.
“Infrastruktur kita dalam kondisi sangat kritis,ujar nya.
Ia menjelaskan, akses jalan yang rusak dan sulit dilalui menyebabkan hasil pertanian terhambat bahkan gagal panen. Anak-anak sekolah harus mempertaruhkan keselamatan setiap hari, sementara ibu hamil dan warga sakit kerap menempuh perjalanan berjam-jam untuk mendapatkan layanan kesehatan.
Di sektor pemukiman, ratusan rumah warga masih berdiri dalam kondisi retak, rawan longsor, atau tergerus aliran sungai. Sementara itu, fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan belum sepenuhnya pulih, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat belum berjalan normal.
Bagi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, R3P bukan sekadar dokumen teknis, melainkan peta harapan agar daerah ini tetap mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Seluruh kebutuhan telah dihitung secara rinci, dan kini Gayo Lues menanti keputusan pemerintah pusat demi membangun kembali Negeri Seribu Bukit yang aman, layak, dan berkelanjutan.(5411180)
