• Jelajahi

    Copyright © Sorotanmerahputih
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    *Kapolrestabes Sudah Ingatkan, Water Jelly Tetap Dimainkan: Kini Mata Korban Nyaris Buta*

    Jumat, 06 Maret 2026, Maret 06, 2026 WIB Last Updated 2026-03-07T00:41:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

     






    MAKASSAR —  Sorotan Merah Putih. Com. 

    Imbauan yang pernah disampaikan oleh Arya Perdana selaku Kapolrestabes Makassar terkait bahaya penggunaan tembak mainan water jelly kini terbukti. Mainan yang sempat viral di kalangan anak-anak tersebut dilaporkan telah memakan korban di wilayah Kabupaten Gowa, bahkan menyebabkan mata korban nyaris mengalami kebutaan. (06/03/2026).





    Sebelumnya, Kombes Pol. Arya Perdana telah mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan tembak mainan water jelly tanpa pengawasan orang tua serta tidak dimainkan di tempat umum yang berpotensi membahayakan orang lain. Ia juga menegaskan bahwa mainan tersebut seharusnya hanya digunakan di area yang aman dan dengan pengawasan ketat.


    Peristiwa yang terjadi baru-baru ini menjadi bukti bahwa penggunaan mainan tersebut dapat menimbulkan risiko serius, khususnya pada bagian mata. Proyektil kecil berupa butiran gel yang ditembakkan dari mainan tersebut ternyata dapat menimbulkan luka apabila mengenai bagian tubuh yang sensitif.


    Kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak menggunakan mainan tersebut secara bebas. Selain itu, masyarakat diminta untuk bijak dalam menggunakan maupun membeli jenis mainan yang berpotensi membahayakan keselamatan.





    “Kami mengingatkan agar masyarakat lebih berhati-hati. Pengawasan orang tua sangat penting agar tidak terjadi kejadian serupa,” pesan Kapolrestabes.


    Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa tidak semua mainan aman digunakan tanpa aturan. Edukasi kepada anak-anak serta pengawasan orang tua menjadi kunci agar permainan tetap aman dan tidak berujung pada insiden yang membahayakan.





    Laporan: baramakassar_

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini