Program Sekolah Rakyat Jadi Bagian Strategi Pemerintah Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem Melalui Pendidikan Gratis Berasrama
Sukabumi – sorotanmerahputih.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Dr. Fajar Rija Ul Haq, M.A melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Rakyat SRMP 7 Sukabumi yang berlokasi di Jalan Cikiwul, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (06/02/2026).
Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas bersama unsur Forkopimda, Forkopincam, serta Kapolsek setempat. Kehadiran rombongan pemerintah pusat dan daerah ini disambut langsung oleh pihak sekolah dan para siswa.
Kunjungan Wamendikdasmen Beri Motivasi bagi Siswa Sekolah Rakyat
Kepala Sekolah SRMP 7 Sukabumi, Ihsan Alma’rup, mengatakan kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi motivasi besar bagi para siswa yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.
“Alhamdulillah hari ini kami mendapat kunjungan dari Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Bapak Dr. Fajar Rija Ul Haq, M.A. Beliau memberikan banyak inspirasi kepada seluruh siswa Sekolah Rakyat yang mayoritas berasal dari keluarga miskin, rentan miskin, dan miskin ekstrem,” ujarnya kepada awak media.
Ihsan menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat SRMP 7 Sukabumi telah berjalan sejak 14 Juli 2025 dan hingga saat ini proses pendidikan berlangsung dengan lancar.
“Kegiatan belajar mengajar berjalan baik, baik kegiatan intra maupun ekstrakurikuler. Saat ini jumlah siswa mencapai 100 orang yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Bagian Program Nasional Pengentasan Kemiskinan
Menurut Ihsan, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pelaksanaan pengentasan kemiskinan dan percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.
Program ini memberikan layanan pendidikan gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, khususnya yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 dalam data kesejahteraan sosial.
“Sekolah Rakyat merupakan bagian dari program pemerintah untuk memberikan kesempatan pendidikan berkualitas bagi siswa dari keluarga kurang mampu,” tambahnya.
Saat ini SRMP 7 Sukabumi menampung 100 siswa tingkat SMP kelas VII, yang terdiri dari 46 siswa laki-laki dan 54 siswa perempuan.
Sering Dikunjungi Tim Kementerian
Ihsan juga menyampaikan bahwa Sekolah Rakyat SRMP 7 Sukabumi kerap menerima kunjungan dari berbagai kementerian, seperti Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Sosial yang menjadi leading sector program Sekolah Rakyat.
“Kunjungan tersebut biasanya dalam bentuk visitasi, bimbingan, monitoring, dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pendidikan di Sekolah Rakyat,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan sekolah tersebut.
“Alhamdulillah seluruh jajaran Pemda, baik Bupati, Wakil Bupati, maupun para kepala dinas sangat mendukung berdirinya Sekolah Rakyat SRMP 7 Sukabumi. Kami berharap pembangunan sekolah permanen dapat segera direalisasikan di daerah Nyangkowek, Cicurug,” pungkasnya.
Penulis: Ratna
Editor: Sorotanmerahputih