GAYO LUES – sorotanmerahputih.com.20-7-2026:1:44 wib.
Kelangkaan semen yang terjadi di Kabupaten Gayo Lues mulai mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kondisi tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap masyarakat, pelaku usaha, serta kegiatan pembangunan di daerah.
Ketua Organisasi Laskar Anti Korupsi Indonesia (ORMAS LAKI) Hendra di Kabupaten Gayo Lues angkat bicara dan meminta Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama pihak distributor segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan kelangkaan semen yang terjadi di sejumlah wilayah.
Menurutnya, semen merupakan salah satu kebutuhan penting dalam pembangunan, baik pembangunan rumah masyarakat maupun pekerjaan konstruksi yang menggunakan anggaran pemerintah. Jika pasokan semen terganggu dalam waktu lama, maka bukan tidak mungkin berbagai kegiatan pembangunan akan ikut terhambat.
“Kami meminta pemerintah daerah jangan hanya diam. Persoalan kelangkaan semen ini harus segera dicari tahu penyebabnya. Apakah memang pasokan dari produsen berkurang, distribusi terkendala, atau ada persoalan lain yang menyebabkan semen sulit diperoleh masyarakat, dengan harga Rp.90000 & Rp.95000/sak ,blum termasuk ongkir muat & bongkar ” tegasnya.
Ia juga meminta distributor dan pelaku usaha yang memiliki kewenangan dalam rantai pasokan semen untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat. Menurutnya, masyarakat berhak mendapatkan kepastian mengenai ketersediaan dan harga semen di pasaran.
“Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban akibat kelangkaan barang. Pemerintah harus memastikan distribusi berjalan normal dan tidak ada pihak yang memanfaatkan kondisi ini untuk kepentingan tertentu,” ujarnya.
ORMAS LAKI juga mendorong Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui instansi terkait untuk melakukan pengecekan langsung ke sejumlah toko bangunan dan jalur distribusi semen. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus mengetahui penyebab terganggunya pasokan.
Selain itu, pemerintah diminta berkoordinasi dengan distributor dan pihak terkait agar pasokan semen kembali normal sehingga aktivitas pembangunan masyarakat maupun proyek pembangunan daerah tidak mengalami hambatan berkepanjangan.
“Kalau memang ada kendala distribusi, segera dicarikan solusi. Jangan sampai pembangunan tertunda hanya karena masyarakat kesulitan mendapatkan semen. Pemerintah harus hadir dan memberikan kepastian,” tegasnya.
ORMAS LAKI menyatakan akan terus memantau kondisi ketersediaan semen di Kabupaten Gayo Lues. Jika kelangkaan terus berlangsung tanpa kejelasan, pihaknya meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rantai distribusi dan memastikan tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat.
Pemerintah dan distributor, kata ORMAS LAKI, harus segera menjawab keresahan masyarakat: mengapa semen langka, siapa yang bertanggung jawab atas terganggunya pasokan, dan kapan kondisi tersebut kembali normal.
(5411180)

