Sorotan merah putih.com
GAYO LUES — Kerusakan infrastruktur akibat banjir di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, terus meluas. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat mencatat sebanyak 105 ruas jalan serta 60 jaringan irigasi mengalami kerusakan berat.
Kepala Dinas PUPR Gayo Lues, Chairuddin kasiman.ST mengatakan derasnya banjir dengan debit air yang sangat besar telah merusak infrastruktur di bantaran sungai, termasuk permukiman warga. Tidak sedikit bangunan yang hanyut maupun mengalami kerusakan parah.
“Debit air yang luar biasa besar membuat sebagian besar bangunan di bantaran sungai rusak berat, bahkan ada yang hanyut,” kata Chairuddin, Senin (5/1/2016) pukul 09.18 WIB.
Ia menjelaskan, proses perbaikan menghadapi tantangan besar karena banyak lokasi terdampak hanya dapat dijangkau menggunakan alat berat melalui jalur darurat atau akses alternatif yang memerlukan waktu tempuh lebih lama. Selain itu, sejumlah titik longsor berada di medan curam dan masih dalam kondisi labil, sehingga menyulitkan mobilisasi peralatan.
“Kondisi badan jalan yang amblas serta longsor susulan, terutama di jalur utama Aceh Tenggara–Gayo Lues, membuat penanganan tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Aspek keselamatan pekerja di lapangan menjadi perhatian utama,” ujarnya.
Dinas PUPR Gayo Lues telah melakukan pemetaan teknis guna menentukan skala prioritas dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi. Chairuddin kasiman.ST berharap dukungan dari pemerintah pusat, baik berupa bantuan teknis maupun pendanaan, dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, kerusakan infrastruktur tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat distribusi logistik, pelayanan kesehatan, serta aktivitas perekonomian warga.
“Kami sangat membutuhkan percepatan pemulihan karena menyangkut seluruh sendi kehidupan masyarakat, mulai dari akses pendidikan, kegiatan ekonomi, hingga keselamatan warga. Koordinasi dengan kementerian terkait telah kami lakukan dan kami berharap tahap rehabilitasi segera berjalan,” katanya.
Selain itu, Dinas PUPR mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa pekan ke depan. Sebagai langkah antisipasi, tim teknis bersama alat berat terus disiagakan di sejumlah titik rawan untuk menghadapi kemungkinan banjir dan longsor susulan.
(5411180)
